Tel No.

Blog

* * AMULET / MAGIC COIN / CHARM * *

Di Post Oleh : OEANG_NOESANTARA 10-06-2020 19:41:17 16
img/blog/top_76304090213157_2261753080788190_6607225212532424704_n.jpg

Ada cabang numismatik yg menarik, yg tidak berkaitan dg alat bayar, yakni tentang jimat. Oleh masyarakat yg percaya dan mempraktekkannya ini disebut sebagai bagian ritual atau kebudayaan. Sebaliknya bagi yg tidak percaya disebut sebagai syirik, musyrik atau menyekutukan Tuhan. Tapi bahasan kali ini tidak membahas soal pro-kontra itu karena sebenarnya tiap budaya memiliki hal sama yg disesuaikan dg kepercayaan masing2: "Baik untuk kita, belum tentu untuk orang lain". Kembali pada jimat, kita sudah bahas tentang keberadaannya pada masyarakat Jawa. Sekarang kita bahas jimat masyarakat keturunan Cina.

Jimat yg fotonya ditampilkan, di bagian depan bergambar hewan mitologi yg berlomba menyeberangi sungai agar menjadi yg pertama masuk sorga. Tikus (tzu) muncul sbg juara. Berturut berikutnya adalah Kerbau (ch'ou) - Harimau (yin) - Kelinci (mao) - Naga (ch'en) - Ular (ssu) - Kuda (wu) - Kambing (wei) - Monyet (shen) - Ayam (yu) - Anjing (hsu) - Babi (hai). Sebagai tanda penghargaan usaha kedua belas hewan tsb mereka dijadikan lambang zodiac Cina yg berotasi selama 12 tahun.

Sedangkan bagian belakang bergambar Delapan Trigram atau Pa Kua serta elemen kehidupan: langit (qian) - danau (dui) - api (li) - guntur (zhen) - angin (xun) - gunung (gen) - bumi (kun). Diagram ini yg berasal dari Buku Perubahan atau I Ching dan konon telah ada sejak 2000 tahun sebelum Masehi.

Jimat perunggu 22.6 gram diameter 46 mm ini diperkirakan dibuat masa dinasti terakhir Cina yaitu Qing atau Manchu (1644-1912) saat kaisar Hsien Feng berkuasa di tahun 1851-1861, hingga awal abad 20. Saat kaisar itu berkuasa muncullah trend koin Cina berukuran gigantik bahkan bisa mencapai 75 mm. Jimat ini mungkin sekali dibawa oleh imigran Cina yg datang pada akhir abad ke-19 ke Hindia Belanda saat terjadinya imigrasi besar2an untuk mengadu keberuntungan ekonomi, dan selanjutnya disimpan secara turun-temurun sebelum akhirnya jatuh ke tangan numismatis. Pada buku "Chinese Currency" karya Fredrik Schjoth jimat ini masuk pada varian lain tipe 68. Sebagai pembanding adalah jimat yg dibuat oleh pemerintah resmi Cina yg dimuat dalam katalog "World Coins 1801-1900" sub judul Amulet Cina yg juga menggunakan Delapan Trigram sebagai gambar belakang.

Demikianlah bahasan singkat ini semoga membawa manfaat buat rekan-rekin. Mudah2an anda bersedia memberi masukan, kritik dan saran. Trm ksh. Kamsia. Tq.

---

 

Sumber:

- Dokumentasi Oeang Noesantara - OeN.

- Interview senior Fuk Hoi.

- Fredrik Schjoth, "Chinese Currency".

- Collin Bruce, et.all, "World Coins 1801-1900".

- David Hartill, "Cast Chinese Coins".

- Michael Mitchiner, "Oriental Coins and Their Values: Non-Islamic States & Western Colonies".

- Joe Cribb, "Magic Coins of Java, Bali and The Malay Peninsula".



TAMBAHKAN KOMENTAR